Home / BERITA UTAMA / Madrasah Impian Masyarakat Desa Prapag Lor

Madrasah Impian Masyarakat Desa Prapag Lor

Prapag Lor, 11/11/2018

Masyarakat Desa Prapag Lor bersukacita mendengar bahwasanya di Desa mereka akan diaktifkan kembali sebuah Madrasah yang sudah lama bertahun tahun tidak aktif.

Direncanakan nantinya dimadrasah ini akan mengadakan dua kegiatan belajar mengajar yakni Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD) dipagi hari dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyyah (MDTA) disore harinya.

Madrasah yang terletak di perbatasan Desa Prapag Lor dan Desa Prapag Kidul tepatnya di RT 04 RW 01 Desa Prapag Lor Kec. Losari Kab. Brebes tersebut diberi nama Darul Ma’arif yang namanya diambil dari nama pendirinya yaitu almarhum KH. Mu’arif. Beliau menerima tanah wakaf seluas kurang lebih 53 bata (700-an) meter persegi dari seorang dermawan bernama Haji Slamet dari Desa Pengabean Kec. losari.

proses belajar kala itu sempat aktif selama kurang lebih 5 tahunan dan setelahnya fakum atau non aktif dikarenakan ada beberapa hal yang menyebabkan proses belajar mengajar berhenti seperti kurangnya sumber daya atau kemampuan pengurus untuk menggali dana untuk operasional madrasah sehingga ketika dihadapkan dengan permasalahan yang berhubungan dengan biaya operasional, pengurus belum mampu menemukan solusinya sehingga madrasah fakum hingga saat ini.

Dewan Pengurus Madrasah yang baru saat ini, Haji Saefudin mengatakan “mari kita bahu membahu untuk mengaktifkan kembali madrasah yang sempat mangkrak selama kurang lebih puluhan tahun ini dengan langkah pertama adalah dengan membuat akses jalan dari jalan raya/jalan utama menuju ke lokasi madrasah yang sudah tertutup oleh bangunan rumah salah satu penduduk dan meninggikan tanahnya kemudian merenovasi bangunannya”

Namun, setelah akses jalan dan peninggian tanah sudah terlaksana rencana “merenovasi” berubah menjadi “membangun lokal baru” ini dikarenakan bangunan madrasah yang keadaannya sudah sangat memprihatinkan. Fisik bangunan yang sudah sangat lapuk dan peninggian tanah hampir setengah badan bangunan yang sudah ada. Sehingga panitia dan masyarakat memutuskan untuk membongkar/merobohkan bangunan dan membangun Madrasah dari awal dengan Pondasi yang baru dan tentunya kuat untuk mempersiapkan bangunan tingkat dua.

Pembangunan pertama yaitu tiga lokal dengan rincian satu ruang kantor dan dua ruang belajar dengan kisaran dana sebesar 750 jt.

Dewan pengurus maupun dewan panitia pembangunan berharap rencana pembangunan madrasah ini mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak baik dari masyarakat maupun pemerintah sehingga rencana pembagunan tersebut akan berjalan dengan lancar.

 

Share Artikel
  • 34
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    34
    Shares

About tarpidin99

tarpidin99

Baca Juga

APA KEDUA ORANG TUA RASULULLAH SAW. KAFIR?

Salah satu syarat seseorang dianggap mukallaf -sehingga ia terbebani kewajiban menjalankan syariat dan dimintai pertanggungjawaban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *