Home / BERITA UTAMA / Bangkit kembali Pengurus Ranting NU (PRNU) Desa Limbangan Losari Kab. Brebes

Bangkit kembali Pengurus Ranting NU (PRNU) Desa Limbangan Losari Kab. Brebes

(16/12) Setelah sholat jumat, PRNU Desa Limbangan menggelar rapat konsolidasi dengan Banom(Badan Otonom)nya membahas kegiatan-kegiatan yang sedang dan akan dijalankan PRNU Desa Limbangan dan Badan Otonomnya.

Acara tersebut di selenggarakan di Sekretariat PRNU Desa Limbangan Gg. KH. Moh. Yusuf Hasyim Pedukuhan Lumpur Desa Limbangan Kecamatan Losari Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh PRNU, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU dan Banser Desa Limbangan.

Ketua Tanfidznya menyatakan bahwa, “PRNU Desa Limbangan merupakan ranting percontohan untuk ranting-ranting lain, karena di PRNU Desa Limbangan ada kegiatan rutin bulanan ke Musholla-musholla dan majelis Taklim khususnya Desa Limbangan, yaitu kegiatan Malam Silaturrahmi “Lailatul Ijtima” yang sudah berjalan tiap bulan”.

Kegiatan Lailatul Ijtima’ merupakan silaturrahmi PRNU Desa Limbangan dengan masyarakatnya, dari ujung utara sampai selatan, timur sampai barat. Kegiatan tersebut bersifat umum, semua masyarakat boleh ikut, karena dalam kegiatan tersebut selain marhabanan atau tahlilan juga ada kegiatan tanya jawab sekitar permasalahan yang ada di masyarakat.

Beliau juga menjelaskan di PRNU Desa Limbangan kegiatan beras NU, Koin NU, Baligho NU, Stiker NU dan Seragam NU sudah dilaksanakan.

Dalam rapat tersebut menemukan titik temu bahwa dalam kegiatan koin NU akan langsung ditangani oleh Lembaga Amil Zakat Infak Shodakoh Nahdlotul Ulama (LAZISNU) yang nantinya akan di storkan ke MWC NU.

Meski kepengurusan baru dibentuk oktober lalu, PRNU Desa Limbangan berharap bahwa kegiatan-kegiatan PRNU Desa Limbangan supaya dijalankan semaksimal mungkin. Kegiatan-kegiatannya harus didukung, dan pengurusnya harus bergerak, banyak belajar, perbaiki dan perbaiki lagi supaya bisa tercipta kegiatan yang bisa langgeng dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya Desa Limbangan.

(TM)

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About MustTM

Baca Juga

APA KEDUA ORANG TUA RASULULLAH SAW. KAFIR?

Salah satu syarat seseorang dianggap mukallaf -sehingga ia terbebani kewajiban menjalankan syariat dan dimintai pertanggungjawaban …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *