Home / BERITA UTAMA / Rutinan MWC NU Losari di Mayag Negla

Rutinan MWC NU Losari di Mayag Negla

(5/3) Mayag Negla, Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Losari mengadakan rutinan yang ke 3 di Pedukuhan Mayag Desa Negla Kecamatan Losari-Brebes.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh pengurus MWC NU Losari, PAC GP. Ansor Losari, Pengurus Ranting NU, Ansor Negla, Bojongsari, Dukuhsalam, Randegan, dan masyarakat Negla dan sekitarnya, dalam kegiatan tersebut dibacakan kitab Mafahim oleh Rois Syuriyah MWC NU Losari Jawahir Ahmad.

Dalam kajian Mafahim tersebut Syuriyah MWC NU menerangkan Perbedaan takkan pernah musnah dari kehidupan di bumi ini, tinggal bagaimana kita mengantisipasi perbedaan tersebut. Banyak dari golongan kita ketika mendapati suatu perbedaan dalam aqidah sering kita bilang kafir, musyik dan lain sebagainya. Hal inilah yang terus menjadi pembicaraan hangat pada setiap kalangan manusia.

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik”. (QS: An-Nahl [16]:125)

Di dalam kitab tersebut, pengarang Mafahim Sayyid Muhammad Bin Alawi al-Maliki mengatakan bahwa banyak orang-orang yang salah dalam memahami hakikat sebab-sebab seseorang keluar dari agama Islam karena hal itu orang mudah saling mengkafirkan, namun dengan rendah hatinya Sayyid Maliki tetap mendoakan semoga Allah memberi hidayah kepada mereka.

Kegiatan dimoderatori oleh Sayidin dan di buka dengan tanya jawab, tentang Ahlul Kitab, bahwa Ahlul Qitab adalah orang tidak bisa menafikan Qiblat, selalu menjalankan sholat.

Bulan bulan ini Negla juga nantinya akan di bentuk pengurusan NU, Ansor dan banom lainnya ulas pengurus NU Negla. Semoga rencana yang sudah disusun bisa berjalan dengan lancar. Amiin

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About NU Muda

NU Muda
NU Muda merupakan jebolan dari Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Yoyakarta juga dikenal NU muda yang fokus berdakwah di Web bagi kaum marjinal, baik melalui dakwah di dalam maupun di luar NU.

Baca Juga

TAFSIR AYAT AQIDAH (96)

مَن كَانَ یُرِیدُ ٱلۡعِزَّةَ فَلِلَّهِ ٱلۡعِزَّةُ جَمِیعًاۚ إِلَیۡهِ یَصۡعَدُ ٱلۡكَلِمُ ٱلطَّیِّبُ وَٱلۡعَمَلُ ٱلصَّـٰلِحُ یَرۡفَعُهُۥۚ وَٱلَّذِینَ …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *