Home / BERITA UTAMA / Tangkal Corona, NU Jatibarang bagikan 1.000 Wedang Jahe Kepada Masyarakat

Tangkal Corona, NU Jatibarang bagikan 1.000 Wedang Jahe Kepada Masyarakat

Brebes, Keluarga Besar NU Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes membagikan wedang jahe rempah kepada masyarakat & pengguna jalan di Perempatan lampu merah Jatibarang, minggu sore (22/03) yang lalu. Sebanyak 1.300 bungkus wedang jahe rempah habis dibagikan dalam waktu tidak lebih dari 15 menit. Wedang jahe yang dibagikan dibuat dengan 10 jenis rempah-rempah yang terdiri atas jahe, kayu manis, sereh, daun kemangi, temulawak, kunyit, ketumbar, kamijara wulung, gula jawa/aren, & gula pasir, juga saat pembuatan & membungkusnya dengan membaca sholawat thibbil qulub.

Inisiator sekaligus korlap Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Jatibarang, Moh. Ircham Arifudin menyatakan, “Kami membagi wedang jahe rempah kepada masyarakat & pengguna jalan yang berhenti di lampu merah sekaligus memberikan sosialisasi tentang bahaya corona & cara pencegahannya. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian NU Kecamatan Jatibarang dalam ikhtiar menangkal penyebaran virus corona atau covid-19. Kami ingin meyakinkan masyarakat untuk tetap waspada, mematuhi semua instruksi pemerintah & ahli medis, menjaga kebersihan & kesehatan, serta yang paling utama adalah jangan panik.” ungkapnya.

Kegiatan yang diikuti puluhan kader Ansor-Banser, Fatayat, IPNU & IPPNU, juga dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Jatibarang Kyai Afifulloh, termasuk selama berjalannya kegiatan mendapatkan pengawalan dari Polsek Jatibarang. “Yang kami laksanakan sore ini adalah kegiatan yang positif, kami bangga anak-anak muda NU antar Badan Otonom (GP Ansor, Fatayat, IPNU & IPPNU) saling bersinergi membantu pemerintah dalam upaya sosialisasi pencegahan corona di Kecamatan Jatibarang. Harapan kita bersama semoga wabah corona ini dapat segera berlalu & masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasanya.” Ujar Kyai Afifulloh di sela-sela kegiatan pembagian jahe rempah kepada pengguna jalan yang melintas.

Respon positif datang dari pengguna jalan yang berhasil diwawancarai, Ibu Solikha (46 th) mengatakan, “kegiatan ini sangat baik, saya selaku masyarakat awam semakin tahu bahaya corona & cara-cara pencegahannya dari mas Ansor yang tadi memberikan kami bungkusan wedang jahe saat saya berhenti di lampu merah itu.” Ujarnya seraya menunjukkan posisi lampu merah.

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About Sekjend

Baca Juga

Antara Kelelawar, Halusinasi Iluminati dan Imunisasi Hati

(Oleh : Ammuzay al-Lumbury*) Ketika aku masih kecil, hampir setiap malam aku melihat beberapa santri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *