Home / AMALIAH NU / Kekuatan Do’a

Kekuatan Do’a

Lelaki agung itu berteduh di bawah rimbun pohon. Darah mengalir dari kakinya. Matanya berair. Hatinya membuncah karena bersedih. Lelaki itu adalah Muhammad saw yang dakwahnya disambut dengan caci maki dan hujan lemparan batu dinegeri Tha’if. Lalu ia tumpahkan kegelisahan, dalam bait-bait do’a yang panjang…

“Ya Allah betapa lemah diri ini, betapa terbatas kemampuanku, betapa hinanya aku dihadapan mereka. Wahai yang Maha Pengasih, Tuhan orang-orang yang lemah, kepada siapa lagi aku Kau serahkan? Apakah kepada orang-orang jauh yang telah berlaku jahat terhadapku?Atau kepada musuh-musuh yang menguasaiku? Jika Engkau tidak murka kepadaku, maka aku tak akan peduli. Tapi ampunan-Mu selalu menghampar luas. Aku memohon perlindungan, dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari segala kegelapan, agar tidak Kau murkai aku, dan tidak Kau benci aku. Sebab Engkaulah yang berhak menegurku hingga Engkau ridha. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali hanya dari-Mu…”

Saat detik demi detik nyaris habis dirampas senja, baru tersadar, bahwa banyak hal yang belum diperbuat. Padahal tangan sudah terasa letih, langkah kaki mulai terhuyung dan nafas pun mulai tersengal di tenggorokan. Lalu ketika mengintip di celah waktu. Betapa jalan masih terjal dan berliku La haula wa la quwwata illa billah.
Inilah saatnya berhenti sejenak, memohon dalam segala ketidakberdayaan, kepada Dzat Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa, dalam bait-bait doa yang panjang.

Allah swt meminta hamba-Nya untuk berikhtiar, tetapi sejatinya bukan ikhtiar itu yang mengantarkan pada keberhasilan dan kemenangan, Bukan! Allah hanya ingin menjadi orang-orang yang serius dalam beramal. Tapi tetap saja kunci kesuksesan itu ada dalam genggaman-Nya.
Ada wilayah takdir dan kehendak-Nya yang tidak boleh diatur apalagi diintervensi oleh hamba-Nya, yang tak terjangkau oleh makhluk lemah seperti manusia. Maka, untuk ruang ketidakpastian itu, biarlah memohon kepada Allah untuk mengaturnya.

Ya, bait-bait doa yang panjang. Inilah kesempatan yang Allah berikan agar manusia dapat melewati batas-batas ketidakmampuan. Dalam catatan sejarah para pahlawan yang gemilang, cerita tentang doa adalah cerita tentang kekuatan yang dahsyat. Kekuatan yang mampu menaklukkan benteng Khaibar, pembebasan al-Quds, menaklukkan Konstantinopel dan merambah negeri Andalusia.

Begitulah dahsyatnya doa. Ke dalam hati, mengalirkan kekuatan. Pada jiwa ia membulatkan tekad. Dan pada ayunan langkah, ia memudahkan jalan. Sebab saat berdoa, itu artinya seorang tengah menghancurkan “berhala” keangkuhan diri, mengakui ketidakberdayaan di hadapan-Nya, sekaligus meminjam tangan-Nya Yang Maha Perkasa, agar menyatu dengan kekuatan usaha yang dimiliki.

Simak cerita tentang Perang Badar, saat setiap anak panah terlepas dari busur Rasulullah, selalu menghujam leher musuh. Allah swt menjelaskan :

“Maka (yang sebenarnya), bukan kamu yang membunuh mereka, tapi Allahlah yang membunuh mereka. Dan bukan kamu yang memanah ketika kamu memanah, tetapi Allahlah yang memanah…”

Sekarang saatnya mengulang kembali cerita itu. Laksana Perang Badar, ingin setiap langkah yang diayunkan, membuka sepuluh pintu keberhasilan. Dengan dahsyatnya kekuatan doa, tidak ada yang tidak mungkin. Maka jangan biarkan malam terbata sendirian. Terlebih di bulan suci Ramadhan ini, bisikkan doa terkhusyuk, pintalah hari esok yang terbaik. Rasakan kedekatan dan kekuatan itu merembes dalam aliran darah, sebagaimana seorang penyair pernah melukiskannya :

”…Rabbku, di pintu-Mu aku mengetuk, aku tak bisa berpaling.”

Oleh : Nafis Atoillah (Ketu RMI NU Banjarnegara)

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About NU Muda

NU Muda
NU Muda merupakan jebolan dari Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Yoyakarta juga dikenal NU muda yang fokus berdakwah di Web bagi kaum marjinal, baik melalui dakwah di dalam maupun di luar NU.

Baca Juga

TAFSIR AYAT AQIDAH (96)

مَن كَانَ یُرِیدُ ٱلۡعِزَّةَ فَلِلَّهِ ٱلۡعِزَّةُ جَمِیعًاۚ إِلَیۡهِ یَصۡعَدُ ٱلۡكَلِمُ ٱلطَّیِّبُ وَٱلۡعَمَلُ ٱلصَّـٰلِحُ یَرۡفَعُهُۥۚ وَٱلَّذِینَ …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *