Home / ARTIKEL HIKMAH / Cari Teman? Ada Syaratnya

Cari Teman? Ada Syaratnya

Al-Imam Al-Ghazali menyebutkan lima syarat layak tidaknya seseorang diangkat sebagai teman :

  1. Uji Akalnya.
    Mengapa? Akal adalah modal utama dalam meraih keberuntungan. Sebaliknya, kebodohan adalah sebuah kerugian. Seorang yang berusaha mengemudikan kendaraan tanpa memiliki kecakapan, akan membahayakan dirinya, atau bahkan bisa melukai orang lain. Seorang pembantu yang tidak pintar, akan melakukan hal-hal yang dapat membahayakan bayi majikannya.

Oleh karena itu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA mengatakan :
“Jangan kamu berteman dengan orang yang bodoh. Berhati-hatilah banyak orang yang pandai, jatuh karena orang yang bodoh.”

  1. Uji Budi Pekertinya. 
    Betapa banyak orang yang cerdas secara intelektual tapi tidak dalam kepribadian. Banyak orang yang pandai secara akademis, namun tidak dalam budi pekerti. Allah memuji Rasul karena budi pekerti Beliau yang sangat mulia. Budi pekerti yang luhur adalah ibarat parfum yang berbau harum. Semakin wangi, semakin tinggi pula nilainya.

“Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
(QS. Al-Qalam [68] : 4)

  1. Lihat Perbuatannya.
    Artinya jangan mencari kawan, pembantu atau pegawai yang fasik, melanggar syariat Allah. Carilah sosok yang taat pada Allah dan hindari orang-orang yang gemar bermaksiat.

Allah berfirman : 
“Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi.”
(QS. An-Najm [53] : 29)

  1. Lihat Akidahnya.
    Islam yang dibawa ke Indonesia mengikuti akidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Oleh karena itu, perlu menjadi kewaspadaan kita di dalam menjalin pergaulan dengan mereka yang berfaham lain. Kita mesti selalu berhati-hati agar virus berbahaya di sekitar kita tidak sampai mengganggu faham yang kita anut.
  2. Perhatikan Cintanya Pada Dunia.
    Jangan mencari teman yang terlalu cinta kepada dunia, tamak dan serakah. Dua ciri khas orang tamak adalah enggan membantu orang lain yang berada dalam kesusahan dan selalu berusaha menambah kenikmatan duniawinya meski untuk itu harus menginjak hak dan martabat orang lain.

Penulis : Pecinta Azzahra

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About NU Muda

NU Muda
"Mencintai negara adalah sebagian dari iman."

Baca Juga

TENTANG REZEKI

Diriwayatkan bahwa Imam Az-Zahidi hendak membuktikan keyakinannya dalam persoalan rezeki.Dia keluar menuju hutan pada suatu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *