Home / AMALIAH NU / Keistimewaan Membaca Akhir Surah Al-Hasyr

Keistimewaan Membaca Akhir Surah Al-Hasyr

1)- Keutamaan Meletakkan Tangan di Atas Kepala Saat Membaca Surah al-Hasyr: 21-24

Surah Al-Hasyr merupakan surah ke 59 dalam Al-Quran. Surah ini termasuk golongan Madaniyah dan terdiri dari 24 ayat. Pada saat kita membaca surah ini dan sudah sampai pada ayat 21, kita dianjurkan untuk sambil meletakkan tangan di atas kepala kita.

Di antara keutamaan meletakkan tangan ini adalah bisa menjadi sebab kesembuhan semua penyakit. Ini sudah banyak dipraktekkan oleh para ulama dan mereka menemukan kesembuhan melalui praktek ini. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Qawanin Al-Fiqhiyah berikut;

وروينا حديثا مسلسلا في قراءة آخر سورة الحشر مع وضع اليد على الرأس إنها شفاء من كل داء إلا السام والسام هو الموت وقد جربناه مرارا عديدة فوجدناه حقا

“Kami meriwayatkan hadis musalsal saat membaca akhir surah Al-Hasyr dengan meletakkan tangan di atas kepala. Sesungguhnya hal itu merupakan obat dari setiap penyakit kecuali kematian. Kami telah mencobanya berulang-ulang dan kami temukan kebenarannya.”

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Khatib Al-Baghdadi dalam kitab Tarikh-nya, dari Idris bin Abdul Karim Al-Haddad, dia berkata;

قرأت على خلف فلما بلغت هذه الآية { لو أنزلنا هذا القرآن على جبل } قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على سليم فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على الأعمش فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإني قرأت على يحيى بن وثاب فلما بلغت هذه الآية قال : ضد يدك على رأسك فإني قرأت على علقمة والأسود فلما بلغت هذه الآية قال : ضع يدك على رأسك فإنا قرأنا على عبد الله فلما بلغنا هذه الآية قال : ضعا أيديكما على رؤوسكما فإني قرأت على النبي صلى الله عليه وسلم فلما بلغت هذه الآية قال لي : ضع يدك على رأسك فإن جبريل لما نزل بها إلي قال لي : ضع يدك على رأسك فإنها شفاء من كل داء إلا السأم والسأم الموت.

“Saya membaca pada Khalaf, setelah saya sampai pada ayat ‘law anzalnaa haadza al-qur’aana’ dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada A’masy, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena saya membaca pada Yahya bin Watsab, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu karena saya membaca pada Alqamah dan Aswad, setelah saya sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena kami membaca pada Abdullah, setelah kami sampai ayat ini dia berkata: Letakkan tangan kalian berdua di atas kepala kalian karena saya membaca pada Nabi Saw, setelah saya sampai ayat ini beliau berkata: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena Jibril saat menurunkan ayat ini padaku, dia bilang padaku: Letakkan tanganmu di atas kepalamu karena itu adalah obat dari segala penyakit kecuali kematian.”

2)- Ke-Istimewaanya Lagi:
Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, ada tiga ayat terakhir di Surat Al Hasyr yang perlu diamalkan umat Islam agar mendapat ampunan dari Alloh SWT. Dalam sebuah riwayat disebutkan:

قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ -يَعْنِي: ابْنَ طَهْمَان، أبو العلاء الخَفَّاف-حدثنا نافع ابن أَبِي نَافِعٍ، عَنْ مَعقِل بْنِ يَسَارٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “من قَالَ حِينَ يُصْبِحُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ: أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، ثُمَّ قَرَأَ ثَلَاثَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْحَشْرِ، وَكَّل اللَّهُ بِهِ سَبْعِينَ أَلْفَ مَلَكٍ يُصَلُّونَ عَلَيْهِ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ مَاتَ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ مَاتَ شَهِيدًا، وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي كَانَ بِتِلْكَ الْمَنْزِلَةِ”.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az-Zubairi, telah menceritakan kepada kami Khalid (yakni Ibnu Tahman alias Abul Ala Al-Khaffaf), telah menceritakan kepada kami Nafi ibnu Abu Nafi, dari Maqal ibnu Yasar, dari Nabi Saw. yang telah bersabda:
Barang siapa mengucapkan doa ini di waktu pagi hari sebanyak tiga kali, yaitu: “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari godaan setan yang terkutuk, ” kemudian membaca pula tiga ayat dari akhir surat Al-Hasyr, maka Allah memerintahkan kepada tujuh puluh ribu malaikat untuk memohonkan ampunan baginya hingga petang hari. Dan jika ia mati di hari itu, maka ia mati sebagai syahid. Dan barang siapa yang mengucapkannya di kala petang hari, maka ia beroleh kedudukan yang seperti itu. (HR. Turmuzi)

[Tafsir Ibnu Katsir]

Al-Fath dalam Salam Nadliyyin

Share Artikel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

About NU Muda

NU Muda
"Mencintai negara adalah sebagian dari iman."

Baca Juga

TENTANG REZEKI

Diriwayatkan bahwa Imam Az-Zahidi hendak membuktikan keyakinannya dalam persoalan rezeki.Dia keluar menuju hutan pada suatu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *