Home / RIJALUL ANSOR

RIJALUL ANSOR

Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor merupakan lembaga semi otonom di setiap tingkatan yang diangkat, disahkan dan diberhentikan oleh pimpinan Gerakan Pemuda Ansor di masing-masing tingkat kepengurusan.

“Tugas lembaga ini antara lain untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi ke-NU-an, misalnya shalawatan, tahlilan, istighotsah, peringatan hari besar Islam,” kata Sekretaris Rijalul Ansor Bondowoso Abdussalam di sela Konferensi Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Sempol, Bondowoso, Jawa Timur, akhir pekan (7/2).

Dalam peraturan organisasi GP Ansor, Rijalul Ansor dibentuk oleh Gerakan Pemuda Ansor sebagai implementasi visi revitalisasi nilai dan tradisi dan misi internalisasi nilai Aswaja dan sifat-sifat Rasul dalam Gerakan Pemuda Ansor. Majelis ini dibentuk mulai dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan ranting di seluruh Indonesia.

Abdussalam berharap Rijalul Ansor juga berdiri di Kecamatan Sempol dan memperdayakan para pemuda setempat untuk turut bergabung. “Nanti kalau sudah membentuk pengurus RA (Rijalul Ansor) kalau bisa cari (kader) yang lain yang masih belum masuk di pengurus PAC GP Ansor,” katanya. Konferencab GP Ansor Kecamatan Sempol yang dikemas secara sederhana tersebut diikuti enam Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor se-Kecamatan Sempol yang terdiri dari Desa Sempol, Jampit, Kalianyar, Kaligedang, Kalisat dan Sumberrejo.

Pemilihan ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sempol dilaksanakan secara aklamasi. Moh Sainullah terpilih untuk memimpin pemuda NU setempat untuk periode 2016-2019. Sutikno, Bendahara PC Gerakan Pemuda Ansor Bondowoso, yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan GP Ansor senantiasa berkiprah untuk Tanah Air dan melestarikan Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Sering dengan munculnya bermacam aliran-aliran yang berkembang pada saat ini, Ansor menjadi garda terdepan dalam membentengi hal tersebut,” tegasnya. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/65619/rijalul-ansor-semi-otonom-gp-ansor-yang-hidupkan-tradisi-nu